gambarkan ilustrasi komponen pendukung e learning
18 Komponen pendukung untuk pembelajaran e-learning adalah, kecuali .. a. Perangkat Keras d. Konten Pembelajaran b. Perangkat Lunak e. Brainware c. Infrastruktur 19.Perangkat pendukung kelas maya adalah . a. LMS d.
Komunitasdi sini meliputi, guru, pelajar, orang tua dan pejabat kampus/lembaga dan dukungan pemerintah. Semua ini merupakan satu kesatuan dalam komunitas pendidikan yang harus saling memberikan dukungan untuk menjalankan e-Learning. Komunitas internal antara pengajar dan pelajar juga penting dalam mendukung keberhasilan e-Learning ini.
Pertimbangandalam e-learning. Ahli-ahli pendidikan dan internet menyarankan beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum seseorang memilih internet untuk kegiatan pembelajaran (Bullen, 2001; Hartanto dan Purbo, 2002; Soekartawi et.al, 1999; Yusup Hashim dan Razmah, 2001) antara lain: a. Analisis Kebutuhan (Need Analysis)
yangmudah dibaca, d) komponen gambar, ilustrasi, dan kalimat seimbang, e) kreatif dalam menyusun tata letak 4) Syarat penggunaan18 yaitu berhubungan dengan validitas dan efektifitas LKS berbasi RME berdasarkan metode project baesd learning. Dalam konteks penelitian ini bahwa validitas LKS berbasis RME berdasarkan metode project baesd learning
Elearning dapat diselenggarakan dengan berbagai model (Rashty,1999). a. Model Adjunct Dalam model ini e-learning digunakan untuk menunjang sistem pembelajaran tatap muka di kelas. Model ini dapat dikatakan sebagai model tradisional plus karena keberadaan e-learning hanya sebagai pengayaan atau tambahan saja. b. Model Mixed/Blended
Les Sites De Rencontre Au Canada Gratuit. Saat ini pembelajaran online atau atau online learning atau e-learning sudah mulai banyak berkembang. Banyak pihak memanfaatkan internet sebagai media dalam melakuan pembelajaran karena berbagai kemudahan, keuntungan maupun ke-efektif-an yang mampu didapat dari penggunaan e-learning ini. Meskipun perkembangan dan penerapan e-learning di Indonesia saat ini belum maksimal bahkan cenderung masih menjadi minoritas, namun e-learning patut dipertimbangkan agar banyak diterapkan di Indonesia. Proses pembelajaran hanya dapat dilaksanakan jika terdapat komponen-komponen pembelajaran yang saling berhubungan, tak terkecuali juga pada pembelajaran online atau e-learning. Pada e-learning ada beberapa komponen pembelajaran yang terlibat dan saling berhubungan. Komponen-komponen tersebut membangun e-learning secara aktif dan terus menerus selama website e-learning tersebut masih terus aktif digunakan oleh pengguna. Menurut Dabbagh & Bannan-Ritland dalam Sutopo 2012 150 setidaknya terdapat tiga komponen pembelajaran yang terlibat dan berinteraksi dalam pembelajaran online atau e-learning. Tiga Komponen Pembelajaran yang Terlibat dalam Online Learning E-Learning antara lain Strategi Pembelajaran, seperti kolaborasi, refleksi, permainan, peran, eksplorasi, dan lain-lain. Model Pendidikan, seperti pendidikan terbuka, fleksibel, terdistribusi, dan lain-lain. Teknologi pembelajaran, seperti perangkat komunikasi, perangkat multimedia, course management system, asynchronous dan synchronous, dan lain-lain. Ketiga komponen pembelajaran tersebut saling berhubungan dalam e-learning. Model pendidikan berbasis pembelajaran dan proses sosial memberikan informasi kepada lingkungan desain pembelajaran online yang mengarahkan strategi pembelajaran agar dapat dilaksanakan menggunakan teknologi online learning. Pengembang pembelajaran online harus sangat memperhatikan hubungan antara komponen pembelajaran satu dengan yang lainnya. Hal ini sangat berpengaruh dan bermanfaat untuk menjaga proses pembelajaran agar tetap berjalan dengan baik dan dapat dimonitor atau diawasi dengan baik. Tak hanya pengembang, pelaku online learning lainnya seperti siswa atau peserta didik dan guru atau pengajar atau mentor perlu juga memperhatikan kesinambungan hubungan komponen-komponen belajar ini. Bahkan konten atau materi yang dituangkan dalam pembelajaran online juga harus sangat diperhatikan dan disesuaikan dengan komponen-komponen pembelajaran yang terlibat dalam e-learning. Referensi Sutopo, Ariesto Hadi. 2012. Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan. Yogyakarta Graha Ilmu The following two tabs change content Posts Multiple Personality. p Penulis Author di
gambarkan ilustrasi komponen pendukung e learning